Explore Wisata Tanjung Harapan di Kawasan Batu Tegi, Tanggamus


 

Lampung..
Bagi saya Lampung adalah rumah kedua bagi saya, karena provinsi yang terletak di ujung Pulau Sumatera itu banyak sekali menyimpan destinasi wisata yang indah, dari daratan, lautan hingga pegunungan semua ada di Lampung.


Pagi itu  (18/01/2019), sekitar pukul 08.30 WIB saya bersama Om Yopie, Om Dito, Masteguh dan Tante Rahma, kami berangkat dari Bandar Lampung menuju Tanggamus untuk mengunjungi salah satu destinasi baru disana, kalau bahasa jaman now nya “Piknik Tipis” lah… hehe

Destinasi yang kami kunjungi yaitu Wisata Tanjung Harapan yang terletak di kawasan Bendungan Tegi Tanggamus. Destinasi tsb beberapa hari yang lalu baru diresmikan oleh Kepala Dinas Kehutan Provinsi Lampung mewakili Gubernur Lampung.


Singkat cerita, untuk menuju Wisata Tanjung Harapan kami melalui Desa Talang 20, Kecamatan Air Naningan. Namun juga bisa langsung melalui Dermaga Bendungan Batu Tegi. Sekitar pukul 11.00 WIB kami tiba di Desa Talang 20 dan disambut oleh pokdarwis setempat. Sesampainya disana, kami beristirahat sejenak sambil ngopi dengan Kopi Tanggamus. Jujur, saya tidak termasuk orang yang suka kopi hitam, namun pada saat itu karena kopi nya sudah dihidangkan oleh tuan rumah, dan ketika saya minum kopi nya terasa nikmat, ya kopi tsb merupakan kopi yang langsung diolah oleh warga setempat dari biji kopi menjadi bubuk kopi hitam.

Sungguh nikmat kopi hitam siang itu..

Mereka juga memberikan kami cemilan tradisional yaitu asinan buah lempau yang berasal dari buah lempau. Mereka yang membuat sendiri dan di asinan buah lempau itu banyak sekali manfaatnya untuk kesehatan. Rasa dari asinan buah lempau itu itu asin dan juga gurih. Ini pertama kalinya saya makan buah lempau.

Asinan Buah Lempau

Beberapa menit kemudian, mereka sudah mempersiapkan untuk menuju ke Wisata Tanjung Harapan, dan kami pun bergegas untuk menuju dermaga yang lokasinya cukup jauh, ya menghabiskan waktu sekitar 5-8 menit untuk trecking. Disepanjang jalan, ternyata banyak juga spot-spot yang dijadikan sebagai tempat foto dan saya tak lupa untuk mengabadikan moment tsb.



Sesampainya di dermaga, kami langsung naik ke atas perahu dan saya kebagian duduk di depan. Untuk menyebrang dari dermaga Desa Talang 20 menuju Wisata Tanjung Harapan membutuhkan waktu sekitar 1 jam. Pada saat itu cuaca terlihat mendung, dan ditengah perjalanan kami terjebak hujan, namun kami tetap melanjutkan perjalanan walaupun pakaian saya basah terkena air hujan.

Satu jam kemudian, kamipun tiba di dermaga Wisata Tanjung Harapan dengan disambut suara jangkring dan suara siamang yang khas, dan dari dermaga kami melanjutkan tracking keatas, ya saya sebagai orang yang jarang jalan kaki cukup lelah untuk nanjak keatas, pada saat itu cuacanya gerimis gerimis manja.. hehehe

Sesampainya diatas, saya langsung rebahan di sebuah pondok, cukup melelahkan bagi saya yang jarang olahraga.. hahaha

Dan ketika saya terbangun dari rebahan lalu saya lihat pemandangan disekitaran saya, subbahanallah saya cukup takjub dengan keindahan Bendungan Batu Tegi dari atas, Bendungan yang dinobatkan sebagai Bendungan terbesar se Asia Tenggara ditambah dengan cuacanya yang adem dan tidak banyak orang, sebab Wisata Tanjung Harapan ini mulai dibuka untuk umum tanggal 20 Januari 2019.

Oiya, saya lupa nih. Untuk biaya penyebrangan dari Desa Talang 20 ataupun dari Dermaga Bendungan Batu Tegi itu dikenakan biaya Rp.150.000/kapal dengan kapasitas 6 orang, satu orangnya sekitar 25 rb an lah. Dan sesampainya di Wisata Tanjung Harapan, biaya masuknya Rp.10.000/orang

Ada apa saja sih di Tanjung Harapan?

Mungkin  kalian pada bertanya-tanya kan?
Huuhhh.. sabar saya ambil nafas dulu…

Jadi di Wisata Tanjung Harapan ini banyak sekali spot-spot yang bisa dijadikan untuk tempat berfoto-foto guys. Salah satunya foto dibawah ini yang saya ambil dengan Inframe Masteguh. Konsep spot foto yang satu ini menurut saya cukup unik dan baru kali ini saya lihat di Lampung, serta disekelilingnya ada tanaman buah-buahan. Asik banget kan?


Lalu ada juga yang menarik di Wisata Tanjung Harapan ini yaitu Flying Fox guys dengan panjang sekitar 250 meter, cukup panjang dan sangat menguji andrenalin, dan pada saat itu saya tidak bisa menaiki flying fox nya karena maksimal berat badannya 80 kg, sedangkan saya diatasnya.. huhuhu jadi sedih..


Selain itu buat kalian yang mau nginap atau nge camp di Tanjung Harapan juga disediakan tempat penginapan dengan biaya mulai dari Rp.25.000/orang. Kalau menurut saya, harga segitu terjangkau banget. Dan didukung dengan fasilitas yang cukup memadai seperti toilet, warung, dan mushola.


Dan di Wisata Tanjung Harapan ini juga ada terdapat beberapa rumah pohon, jadi kita bisa melihat lebih tinggi lagi keindahan dari Bendungan Batu Tegi.


Setelah 2 jam kami berada di Wisata Tanjung Harapan, kami pun segera bergegas turun menuju ke dermaga untuk pulang, dan pada saat turun dari Tanjung Harapan menuju dermana, jalannya cukup licin dari hujan, sehingga membuat saya tergelincir. Alhasil celana bagian saya kotor, wkwkwk…

Lalu kami melanjutkan perjalanan menuju Desa Talang 20 untuk persiapan pulang ke Bandar Lampung dan sesampainya disana kami dihidangkan Nasi Putih, Indomie Rebus dengan cabe rawit, ikan goreng nila dan sambal terasi oleh salah satu penduduk setempat. Walaupun menu makanannya sederhana, namun terasa nikmat dan istimewa. Saya menikmati makanannya dengan lahap, mungkin ini efek karena saya belum makan nasi dari pagi dan ditambah lagi dengan tracking yang lumayan menguras tenaga. Hihihi

Tak terasa senja pun tiba, dan kami pun segera bergegas untuk pulang ke Bandar Lampung. Warga Desa Talang 20 sangat ramah dengan tamu yang hadir. Semoga suatu saat saya bisa kesana kembali.

Di perjalanan terlihat senja yang begitu sangat indah, lalu kami berhenti di tengah jalan dan mengabdikan moment senja di sore itu.

Senja Sore Itu..

Sekian cerita saya kali ini tentang Wisata Tanjung Harapan di Tanggamus. Sampai bertemu ditulisan saya selanjutnya

Posting Komentar