Backpacker Sendirian Ke Jogja? Why Not!


Mas kok sendirian aja mas? Pasangannya mana mas?
Banyak yang melontarkan pertanyaan tersebut yang ditujukan kepada saya ketika saya beristirahat selama di Jogja

Pada 27 Januari 2019 saya memutuskan untuk berangkat Ke Jogja sendirian dari Bandar Lampung. Kenapa saya berangkat sendirian? Yang pertama saya sudah mencoba menghubungi beberapa teman saya untuk berangkat ke Jogja, namun yang lain pada sibuk. Pasangannya? Jodoh saya lagi dijagain sama orang😂

Alasan kedua, kebetulan berangkat ke Jogja ini saya dapat Promo dari salah satu agent tiket online, sebut saja traveloka #SumpahIniBukanEndorse dan yang ketiga saya ingin mendapatkan pengalaman yang baru dalam hidup saya. Tentunya tidak mudah untuk backpackeran sendirian ke Jogja.

Sebelum berangkat ke Jogja saya mencoba untuk searching di internet destinasi mana saja yang akan saya kunjungi selama Jogja. Dan selama perjalanan dari Lampung ke Jogja banyak hal-hal yang terjadi di luar rencana saya sebelum berangkat.

Jadi rencana saya itu sebelum berangkat dari Lampung ke Jogja itu, pagi jam 9 pagi saya berangkat dari Terminal Rajabasa menuju Pelabuhan Bakauheni dengan waktu tempuh sekitar 2 jam. Sampai di Bakau jam 11 dan nyebrang 2 jam. Lalu sampai di Bakau jam 1 siang kemudian dilanjutkan perjalanan dengan bus Damri dari Merak ke Bandara Soekarno Hatta sekitar 3 jam, kira-kira saya sampai disana pukul 4 sore dan pesawat saya Boarding pukul 20.30. Jadi punya waktu sekitar 4.5 jam beristirahat di Bandara, lalu tiba di Jogja pukul 22.00 WIB.

Hal yang saya sebutkan barusan adalah sebuah rencana. Faktanya, saya tiba di Terminal Rajabasa pukul 9 pagi lalu dan busnya baru berangkat sekitar pukul 11, dan tiba di Bakauheni jam 2 siang. Bus nya ngetem kelamaan dan jalannya lambat. Lalu saya naik kapal dan kapalnya baru berangkat sekitar pukul setengah 3 an. Dan tiba di Merak pukul 17.10 WIB.

Nyampe Merak saya langsung lari ke Pol Damri, namun karena cukup jauh, saya naik ojek, sesampainya di Pol Damri ternyata Bus Damri menuju Bandara Soekarno Hatta sudah berangkat, lalu saya disarankan oleh petugas Damri untuk mengejar bus nya ke Dishub Cilegon. Singkat cerita saya kejar bus nya dengan menggunakan taxi dan alhamdulillah saya dapat bus nya sekitar pukul 17.30 WIB dengan bantuan petugas pol bus Damri di Merak, ya mereka membantu saya dengan menghubungi Supir Bus nya untuk menunggu saya di Dishub Cilegon. Terima kasih mas..

Singkat cerita saya tiba di Bandara Soekarno Hatta sekitar pukul 19.30 dan tiba di Jogja pukul 22.35 karena delay sekitar 20 menitan. It’s oke

Dan selama di Jogja saya mengunjungi beberapa destinasi yang saya sudah rencanakan sebelumnya, diantaranya yaitu Keraton, Kalibiru, Malioboro, Warung Kopi Klotok, Filosofi Kopi, Pantai Timang dan yang terakhir Bukit Paralayang. Tulisan tentang Destinasi yang saya kunjungi, akan saya tulis di tulisan selanjutnya. Jika tulisannya sudah selesai saya cantumkan link artikelnya dibawah ini

Jogja sebuah kota Istimewa, banyak pengalaman baru yang saya dapatkan selama di Jogja. Hal yang saya suka dari Jogja yaitu penduduk lokalnya yang ramah banget. Selain itu Jogja juga kaya dengan destinasi wisata alam, kuliner, hingga budaya.

Kalau ke Jogja, wajib untuk mampir ke Keraton. Karena di Keraton kita bisa mengetahui sejarah-sejarah Kesultanan Jogja dulu.

Selama di Jogja, saya menggunakan Guide dari Google Map dengan tujuan supaya tidak nyasar dan salah masuk jalan. Untuk transportasi saya sendiri selama di Jogja, saya menyewa Motor selama 4 hari di Andies Rental Motor dengan motor Beat. Biayany 60rb/hari

Kesimpulan yang saya dapatkan selama Backpacker Sendiri di Jogja yaitu manusia merencanakan dan Allah yang menentukan. Sebab apa yang saya rencanakan sebelum keberangkatan, semua berbeda ketika hari H. Sampai harus lari-larian dan mengejar Bus Damri. Jika saya tidak bisa mengejar Bus Damri jam 5 sore itu, otomatis saya Akan ketinggalan pesawat dan membeli tiket lagi. Dan sampai-sampai supir taxi yang membantu saya mengejar Bus Damri sampai bilang

“Kok mas bisa ketinggalan bus Damri?kalau kita berhasil menemukan Bus Damri nya berarti mas beruntung banget” dan alhamdulillah saya berhasil naik bus Damri nya

Dan yang paling penting nih. Backpacker an sendirian itu ternyata asikkkk loh, kita bebas pergi kemana saja yang kita mau, tanya ada unsur paksaan oleh siapapun. Selain itu juga dapat pengalaman baru. Walaupun ketika saya bertemu warga lokal mereka sampai bilang

“Kok sendirian saja mas? Pasangannya mana?”

“Jodoh saya lagi dijagain orang pak buk” jawab saya dengan lontaran candaan

Ya, terkadang jagain jodoh orang itu gak enak. Deket, lalu bikin nyaman dan setelah itu dia sama orang lain.
.
Lebih baik mencintai diri sendiri terlebih dahulu sebelum mencintai orang lain.
Salah satu cara untuk mencintai diri sendiri dengan cara melakukan hobby yang lo suka (dalam artian positif)

Tidak usah khawatir..

Dalam Islam Jodoh dan Rezeki semua sudah atur oleh Allah, namun jangan lupa untuk selalu berdoa dan berusaha

Berikut cost saya dari Lampung menuju Jogja

  1. Naik Bus Terminal Rajabasa - Pelabuhan Bakauheni = Rp.30.000
  2. Biaya Penyebrangan Bakauheni - Merak = Rp.15.000
  3. Bus Damri Merak - Bandara Soekarno Hatta = Rp.65.000
  4. Pesawat Jakarta - Jogja = Rp.303.000 (harga promo, harga normalnya 400rb - 700rb. Kalau mau via darat dari Merak ke Jogja mungkin sekitar 100-150rb)

Sekian tulisan blog saya kali ini tentang Backpacker Sendiri di Jogja. Sampai berjumpa di tulisan saya selanjutnya

Posting Komentar