SELAMAT!! Festival Teluk Stabas 2018 Raih 2 Rekor Muri Dunia Sekaligus



Festival Teluk Stabas 2018 adalah moment yang sangat saya tunggu-tunggu. Festival yang berlangsung selama 8 hari itu dari tanggal 16 - 23 April 2018 banyak acara-acara seru yang diselenggarakan

Diantaranya yang saya ingin saksikan secara langsung yaitu Parade Budaya dan Surfing Krui Pro yang diikuti oleh 17 Negara


Pada hari Minggu, 15 April 2018 saya bersama kawan-kawan dari GenPI Lampung yang berjumlah 9 orang berangkat dari Bandar Lampung menuju Krui, Pesisir Barat dari pukul 13.30 WIB dan sampai di Krui sekitar pukul 20.15. Selama diperjalanan banyak pemandangan indah yang saya lihat, salah satunya yaitu Taman Nasional Bukit Barisan Selatan.


Sesampainya di Krui kami menyantap makan malam dengan sepiring Nasi Goreng lalu beristirahat di Cottage Krui Mutun Walur

Keesokan harinya (16/04/2018) sebelum menyaksikan Parade Budaya Festival Teluk Stabas 2018. Kami mengisi perut sejenak dengan Bakso Iwa Tuhuk atau Bakso Ikan Blue Marlin sambil menikmati keindahan Pantai Labuhan Jukung. Sungguh, ini adalah trip pertama saya ke Kabupaten Pesisir Barat. Dan saya merasa kagum dengan keindahan pantainya.

Belum Sah ke Krui kalau belum nyobain Bakso Iwa Tuhuk

Mantai di Pantai Labuhan Jukung, Krui

Oh iya, sebelum acara dimulai, Hashtag #PesonaFestivalTelukStabas2018 menjadi perbincangan oleh banyak Netizen dan menjadi Top Trending di Twitter selama 2 jam.


Jam menunjukkan pukul 13.10 WIB dan kami segera bergegas menuju di pinggir jalan sekitaran Labuhan Jukung untuk melihat dan mengambil gambar Parade Budaya. Parade ini diikuti oleh 1100 peserta yang berasal dari 11 Kecamatan dari Kabupaten Krui dari anak-anak kecil hingga orang dewasa. Semua peserta Parade menggunakan pakai adat Pesisir Barat. Warga Krui sangat berantusias dengan Parade ini, terlihat di pinggir jalan sepanjang jalur Parade Budaya dipenuhi oleh Masyarakat Krui.






Walaupun saya lahir bukan dari tanah Lampung tapi saya merasa sangat bangga dengan Kebudayaan Lampung. Mereka ramah, dan tersenyum ketika saya mengarahkan lensa kamera saya ke peserta Parade. 

Setelah Parade Budaya selesai, Festival Teluk Stabas 2018 dilanjutkan dengan acara lomba menyulam tapis yang diikuti oleh 22 peserta dan nyelimpok gelamai dengan 1078 peserta. Terlihat semua peserta sangat serius untuk menyelesaikan perlombaan dengan waktu yang ditentukan oleh panitia.

Lomba Nyulam Tapis

Gelamay Khas Pesisir Barat

Diakhir acara hari pertama ditutup dengan penyerahan Rekor MURI Dunia kepada Kabupaten Pesisir Barat. Rekor yang pertama yaitu Jumlah peserta terbanyak di Parade Budaya dengan jumlah peserta 1100 orang. Dan Rekor kedua yaitu jumlah peserta Nyelimpok Gelamay terbanyak mencapai 1078 peserta.

Penyerahan Rekor MURI Dunia

Selamat Kabupaten Pesisir Barat👏👏👏👏

Hari kedua dilanjutkan dengan Lomba Ngunduh Damar dan Sufring International KRUI Pro yang akan saya ceritakan di tulisan saya yang selanjutnya

**

Oh iya guys, buat kalian yang mau private trip ke Kabupaten Pesisir Barat. Bisa langsung hubungi Bang Aries Pratama, dia adalah seorang Tour Guide di Pesisir Barat. Orangnya ramah dan hasil fotonya kece-kece. Cek aja koleksi fotonya DISINI. Untuk Meet Point bisa di Bandar Lampung dan di Krui.
Telpon / WA : +62 821 86839738


****

4 komentar

Selamat untuk Pesisir Barat. Mantap, euy. kece bana bana. Moga suatu hari bisa ke sini lagi. Belum puas keliling-keliling. Banyak tempat wisata yang belum dikunjungi.

Reply

amiinn mbak...
Pulau pisang kayaknya belum puas :))

Reply

Asli. Cerita sama temen tentang Pulau Pisang. Dia nanya: udah ke sini, ke sini, dan ke sini? Eh, banyak yang belum. :p

Reply

Mantap Kakak Es Teh Manis.. Keren ya Festival Teluk Stabas 2018 2 rekor muri..

Reply

Posting Komentar