Bermalam di Krui Mutun Walur Surf Camp, Pesisir Barat

Explore destinasi wisata yang ada di Kabupaten Pesisir selama satu hari full menurut saya tidaklah cukup, karena di Kabupaten Pesisir Barat banyak sekali wisata bahari yang sangat indah dan wajib banget untuk dikunjungi, sebut saja seperti Pantai Tanjung Setia yang terkenal dengan tempat surfing internasional, Pantai Labuhan Jukung, Pulau Pisang dan yang lainnya.

Pesisir Barat termasuk dalam salah satu list Buckedlist perjalanan yang ingin saya kunjungi. Dan pada 15 – 18 April 2018 saya diberi kesempatan untuk berkunjung ke Kabupaten Pesisir Barat untuk menyaksikan Festival Teluk Stabas V yang diadakan setiap satu kali setahun.

Saya bersama 4 orang teman saya dari GenPI Lampung yaitu Paps Jack, Putri, Mbak Roma dan Mbak Izha berangkat dari Bandar Lampung ke Krui pukul 13.30 WIB dan tiba di Krui sekitar Pukul 20.30 WIB. Sesampainya di Krui kami disambut oleh Bang Aries. Dia adalah anggota GenPI Lampung juga sekaligus dia seorang Tourguide di Kabupaten Pesisir Barat, jadi kalau kalian mau berwisata ke Pesisir Barat bisa langsung hubungi dia :D Hihihi

*Oke lanjut ke cerita*

Setelah bertemu dengan Bang Aries kami diajak untuk makan malam di Pasar Pagi Krui. Perjalanan yang menghabiskan waktu sekitar 7 jam itu membuat kami cukup lelah dan lapar, terlihat Nasi Goreng yang baru disajikan dalam beberapa menit langsung lenyap dan piringnya bersih.

Hahaha.....

Kemudian, kami diantarkan oleh Bang Aries untuk beristirahat di salah satu penginapan di Krui yang bernama Krui Mutun Walur Surf Camp.


Krui Mutun Walur Surf Camp merupakan sebuah penginapan yang memiliki 12 kamar dengan luas lahan losmen 60 x 50 k. Untuk lokasinya menurut saya sangat strategis karena jaraknya hanya 3,4 km dari Pantai Labuhan Jukung. Selain itu letak Krui Mutun Walur Surf Camp terletak di pinggir laut Samudera Hindia

Jadi kalau kita buka pintu kamar viewnya langsung ke arah laut. Waktu itu ketika saya baru bangun tidur langsung pergi ke pantainya dan itu bener-bener seger banget, tempatnya private dan serasa dirumah sendiri :D


Untuk fasilitas di dalam kamar, kalian bisa milih mau single bed atau double bed, ya sesuai dengan kebutuhan kalian. Kebetulan waktu saya sekamar dengan Paps Jack, jadi kami mengambil yang Double Bed. Isi di dalam kamarnya ada TV, lemari, kipas angin, dan meja

Dan yang cukup unik menurut saya itu di kamar mandinya, karena suasananya itu beda banget. Untuk Kran Air  mandi nya itu menggunakan potongan bambu, jadi airnya itu mengalir dari bambu. Kebayangkan segernya seperti apa.

Segerrrr

Selain itu untuk toiletnya menggunakan toilet duduk. Dan juga peralatan mandi semua sudah disediakan seperti handuk, sabun, odol dan shampo. Jadi kita gak perlu repot-repot lagi membawa peralatan mandi dari rumah.



Dan setiap sudut dari Krui Mutun Walur Surf Camp itu Instagramble banget loh, banyak angel yang cocok banget untuk dijadikan sebagai tempat untuk berfoto-foto. Tempatnya bersih dan asri banget. Di sore hari di Krui Mutun Walur Surf Camp kita juga bisa menyaksikan indahnya sunset. Kebetulan selama 2 malam saya di Krui, saya tidak bisa melihat sunset karena cuacanya 2 hari itu hujan deras L

Pagi itu di Krui Mutun Walur




Untuk tempat makan, di Krui Mutun Walur Surf Camp juga ada sebuah kantin, dan makanannya enak-enak. Waktu itu ketika sarapan saya mencoba Pie Pisang dan Nasi Goreng dengan ditemani dengan kamu secangkir teh anget.



Jadi kapan kalian ke Krui Mutun Walur Surf Camp?

Oiya, buat kalian yang ingin berlibur ke Pesisir Barat dan menginap di Krui Mutun Walur Surf Camp, kalian bisa booking melalui aplikasi online seperti Traveloka, Booking.com dan aplikasi lainnya. Harga penginapannya mulai dari 500rb

Atau kalian bisa langsung hubungi
CS icon Disa Putra
phone 0812.7291.3122 
facebook-icon Krui Mutun Walur Surf Camp
****

Icip Es Kepal Milo Yang Lagi Ramai di Instagram



Akhir-akhir di beranda Sosial Media saya ramai banget tentang Es Kepal Milo. Hal tersebut terlihat disepanjang tepi Jalan Kota Bandar Lampung banyak yang menjual Es Kepal Milo. Tapi tidak hanya di Lampung saja, diluar daerah di Indonesia yang saya lihat di Instagram juga lagi rame dengan Es Kepal Milo itu

.

Awalnya saya tidak tertarik dengan Es Kepal tersebut, karena saya berpikir untuk apa sih makan es batu yang dikepal. Hehehe

Jadii.....

Ketika saya hendak mau keluar rumah. Tiba-tiba adik perempuan saya datang menghampiri saya

“Bang, udah nyobain Es Kepal Milo belum?” tanya adik saya
“Haaa??? Belum sih” balas saya
“Beli yookk bang, aya penasaran loh bang dengan Es Kepal Milo, ayoo sih bang beli” balasnya dengan manja


*Aya = Nama Panggilan Adik saya karena namanya Mutiara*

“Hmmm... yaudah deh ntar abang beliin” tutup saya

Setelah itu saya membeli Es Kepal Milo secara Random yang lokasinya tidak jauh dari rumah saya. Saya memutuskan untuk beli Es Kepal disana karena yang beli rame. Ternyata harga Es Kepal Milonya bervariasi, dari Rp.5.000, Rp.10.000 sampai Rp.15.000. Bedanya hanya di ukurannya saja. Dan Toppingnya juga berakaneragam, ada Misis, Cokocip, Kacang dan keju. Dan saya memilih 3 topping tsb kecuali kacang.

Dan seperti ini penampakan dari Es Kepal Milo


 Jujur sebenarnya saya bingung cara makan ES Kepal Milo ini. Langsung dimakan atau tunggu Es nya mencair dulu. Kalau versi kalian makan Es Kepal Milo bagaimana?

Akhirnya saya tunggu dulu Es Kepalnya mencair setengah lalu saya coba. Untuk rasanya ya seperti minum susu Milo. Tapi menurut saya cara minum susu Milo nya cukup unik karena biasanya kita minum susu milo, dicampur dengan air hangat dan air dingin lalu diminum. Kalau sekarang minumnya dengan Es Kepal yang diatasnya di beri topping.

**

Sekian Review saya tentang Es Kepal Milo yang diketik apa adanya dan sampai jumpa ditulisan saya yang selanjutnya


****

SELAMAT!! Festival Teluk Stabas 2018 Raih 2 Rekor Muri Dunia Sekaligus



Festival Teluk Stabas 2018 adalah moment yang sangat saya tunggu-tunggu. Festival yang berlangsung selama 8 hari itu dari tanggal 16 - 23 April 2018 banyak acara-acara seru yang diselenggarakan

Diantaranya yang saya ingin saksikan secara langsung yaitu Parade Budaya dan Surfing Krui Pro yang diikuti oleh 17 Negara


Pada hari Minggu, 15 April 2018 saya bersama kawan-kawan dari GenPI Lampung yang berjumlah 9 orang berangkat dari Bandar Lampung menuju Krui, Pesisir Barat dari pukul 13.30 WIB dan sampai di Krui sekitar pukul 20.15. Selama diperjalanan banyak pemandangan indah yang saya lihat, salah satunya yaitu Taman Nasional Bukit Barisan Selatan.


Sesampainya di Krui kami menyantap makan malam dengan sepiring Nasi Goreng lalu beristirahat di Cottage Krui Mutun Walur

Keesokan harinya (16/04/2018) sebelum menyaksikan Parade Budaya Festival Teluk Stabas 2018. Kami mengisi perut sejenak dengan Bakso Iwa Tuhuk atau Bakso Ikan Blue Marlin sambil menikmati keindahan Pantai Labuhan Jukung. Sungguh, ini adalah trip pertama saya ke Kabupaten Pesisir Barat. Dan saya merasa kagum dengan keindahan pantainya.

Belum Sah ke Krui kalau belum nyobain Bakso Iwa Tuhuk

Mantai di Pantai Labuhan Jukung, Krui

Oh iya, sebelum acara dimulai, Hashtag #PesonaFestivalTelukStabas2018 menjadi perbincangan oleh banyak Netizen dan menjadi Top Trending di Twitter selama 2 jam.


Jam menunjukkan pukul 13.10 WIB dan kami segera bergegas menuju di pinggir jalan sekitaran Labuhan Jukung untuk melihat dan mengambil gambar Parade Budaya. Parade ini diikuti oleh 1100 peserta yang berasal dari 11 Kecamatan dari Kabupaten Krui dari anak-anak kecil hingga orang dewasa. Semua peserta Parade menggunakan pakai adat Pesisir Barat. Warga Krui sangat berantusias dengan Parade ini, terlihat di pinggir jalan sepanjang jalur Parade Budaya dipenuhi oleh Masyarakat Krui.






Walaupun saya lahir bukan dari tanah Lampung tapi saya merasa sangat bangga dengan Kebudayaan Lampung. Mereka ramah, dan tersenyum ketika saya mengarahkan lensa kamera saya ke peserta Parade. 

Setelah Parade Budaya selesai, Festival Teluk Stabas 2018 dilanjutkan dengan acara lomba menyulam tapis yang diikuti oleh 22 peserta dan nyelimpok gelamai dengan 1078 peserta. Terlihat semua peserta sangat serius untuk menyelesaikan perlombaan dengan waktu yang ditentukan oleh panitia.

Lomba Nyulam Tapis

Gelamay Khas Pesisir Barat

Diakhir acara hari pertama ditutup dengan penyerahan Rekor MURI Dunia kepada Kabupaten Pesisir Barat. Rekor yang pertama yaitu Jumlah peserta terbanyak di Parade Budaya dengan jumlah peserta 1100 orang. Dan Rekor kedua yaitu jumlah peserta Nyelimpok Gelamay terbanyak mencapai 1078 peserta.

Penyerahan Rekor MURI Dunia

Selamat Kabupaten Pesisir Barat👏👏👏👏

Hari kedua dilanjutkan dengan Lomba Ngunduh Damar dan Sufring International KRUI Pro yang akan saya ceritakan di tulisan saya yang selanjutnya

**

Oh iya guys, buat kalian yang mau private trip ke Kabupaten Pesisir Barat. Bisa langsung hubungi Bang Aries Pratama, dia adalah seorang Tour Guide di Pesisir Barat. Orangnya ramah dan hasil fotonya kece-kece. Cek aja koleksi fotonya DISINI. Untuk Meet Point bisa di Bandar Lampung dan di Krui.
Telpon / WA : +62 821 86839738


****

Kalau Ke Lampung, Jangan Lupa Ke Pasar Tahura


Di Lampung banyak sekali pilihan Destinasi Wisata untuk dikunjungi. Mulai dari daratan sampai lautan, sebut saja seperti Gunung Anak Krakatau yang terkenal dengan letusannya, Pulau Pahawang dikenal sebagai dibawah lautannya yang indah untuk snorkling dan Gunung Rajabasa tempat berkumpulnya para pendaki gunung.

Akhir-akhir Netijen di Lampung lagi ramai membicarakan tentang Destinasi baru di Lampung yaitu Pasar Tahura.

Apa sih itu Pasar Tahura?

Pasar Tahura merupakan sebuah Destinasi Digital yang dikelola oleh Pemuda Kreatif Generasi Pesona Indonesia atau yang sering disebut dengan GenPI Lampung, didirikan pada 9 Desember 2017. Di Pasar Tahura kita bisa menikmati berbagai jenis kuliner tradisional khas Lampung dari Seruit, Bakso Tuhuk (Bakso dari Ikan Blue Marlin), Gado-gado, Es Degan, dan yang lainnya. Selain itu kita juga bisa Kulineran sambil duduk di tengah air sungai yang Seger diiringi dengan alunan Live Music Accoustic. Tenang saja, air sungainya aman karena airnya berasal dari Air Terjun 7 tingkat Youthcamp Tahura Wan Abdul Rahman.

Spot Primadona di Pasar Tahura

Oiya, kalau kalian belanja Kulineran di Pasar Tahura, disana belanjanya menggunakan mata uang Pasar Tahura yang terbuat dari stik es krim dengan pecahan 10.000, 5.000, dan 2500. Jadi sebelum kalian kulineran, tukarkan dulu uang Rupiah kalian ke Bank Tahura yaa

Mata Uang Pasar Tahura

Sate Obong Paporit Saya

Bakso Tuhuk

Selain Kulineran, di Pasar Tahura Apa Saja?

Di setiap sudut Pasar Tahura banyak spot-spot selfie yang Instagramble. Cocok banget untuk kalian yang suka eksis di dunia maya.







Oiya, di Pasar Tahura juga disediakan FREE WiFi. Jadi setelah kalian foto-foto bisa langsung upload ke Instagram, biar eksis dan dapat banyak Like. Yiihiiiiii

Dan juga setiap minggunya, selalu ada atraksi baru. Mulai dari Panahan dengan membayar Rp.10.000 kalian bisa main panahan, Egrang Bambu dan Egrang Batok untuk anak-anak, serta pertunjukan seni khas Lampung


Dimana Lokasi Pasar Tahura?

Pasar Tahura terletak di Youthcamp Tahura Wan Abdul Rahman, Desa Hurun, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Lampung

Bagaimana untuk Rute menuju Pasar Tahura?

Jarak dari Bandar Lampung sekitar 15 km atau menghabiskan waktu 30 menit. Untuk Rute menuju Pasar Tahura Dari Bundaran Gajah (titik 0 Kota Bandar Lampung), arahkan Kendaraan kalian menuju Teluk Betung – Lempasing – Pantai Mutun – Youthcamp Tahura Wan Abdurachman (atau kalian bisa searching di Google Map dengan kata kunci : Pasar Tahura)

Berapa Biaya Masuk ke Pasar Tahura?

Untuk biaya masuk ke Pasar Tahura kalian cukup bayar Rp. 3.000 (motor) dan Rp. 5.000 (mobil)

Bagi yang tidak ada kendaraan, bisa gak ke Pasar Tahura menggunakan Kendaraan umum?

Bisa banget, dari Bandar Lampung kalian bisa menaiki transportasi online seperti Gojek ataupun Grab. Lalu untuk pulang balik menuju Bandar Lampung, kalian bisa naik Bus Trans Lampung dengan biaya Rp. 15.000 yang berangkat dari Dermaga Ketapang pukul 16.00 WIB. Kalian tinggal tunggu Bus nya di depan Gapura Youthcamp. Nanti Busnya bakal lewat situ Youthcamp kok

Kapan Pasar Tahura Buka?

Pasar Tahura buka setiap hari Minggu dari pukul 07.00 – 17.00 WIB

**
Sedikit Cuplikasi tentang Pasar Tahura


****


Review Bakso Judes , Bakso Goreng Terpedas Se-Lampung!


Siapa yang tak kenal Bakso?
Kalau dengar kata Bakso pasti yang bakal terbenak dalam pikiran setiap orang yaitu sebuah kuliner yang terdapat campuran Mie Putih, Mie Kuning, Sayur-sayuran, kuah, dan ada beberapa pentol bakso

Di Indonesia ada berbagai jenis macam bakso yang dijual, seperti Bakso Bakar, Bakso Beranak, Bakso Mercon, dan Bakso Goreng

Nah ngomong-ngomong soal Bakso Goreng nih guys.
Di Lampung tepatnya di Kota Bandar Lampung ada penjual Bakso Goreng yang setiap hari selalu diserbu oleh pembeli. Biasanya sih kalau pembelinya rame pasti kulinernya enaakk
Setuju?

Namanya Bakso Judes Lampung. Jadi Bakso Judes itu Bakso Goreng yang di atasnya ditaburi dengan sambal yang super pedas. Sambalnya terbuat dari cabe merah kecil-kecil. Walaupun pedas tapi asli bikin nagih guys. Selain sambalnya yang super pedas, daging baksonya lembut bangett, terbuat dari daging sapi. Kalau dipotong menggunakan sendok itu gak keras guys.

Sedikit Flashback, dulu saya pernah nyobain salah satu bakso kuah di Bandar Lampung, namanya cukup terkenal dan ketika saya memotong baksonya menggunakan sendok, baksonya keras dan malah mental. Orang-orang di sekitar melihat ke arah saya. Malu banget guys😂

*oke kembali ke Bakso Judes*

Saya mengetahui Bakso Judes ini awalnya dari sebuah akun instagram yang bernama @kuliner_lampung. Di fotonya terlihat sangat menggoda dengan bakso goreng yang diatasnya ditaburi dengan Sambel merah yang pedas. Saya jadi tambah penasaran😂

Keesokan harinya setelah pulang dari Kampus, saya langsung mengarahkan motor saya menuju Bakso Judes yang terletak di teras Indomaret samping Makam Pahlawang, Kedaton, Bandar Lampung. Terlihat sudah banyak orang yang ngantri menunggu pesanan mereka

“Gilaaaaa.... rame bener yang ngantri” ujar saya

Saya : “Mbak saya mau mesen Bakso Judesnya satu”
Mbak Bakso Judes : “Mau varian apa mas? Bisa liat disini lalu tulis pesanannya disini ya mas” *sambil menyodorkan daftar menu dan kertas kecil*
Saya : “oke mbak, ini pesanan saya”
Mbak Bakso Judes : “Tunggu bentar ya mas”

Oiya guys, untuk varian di Bakso Judes, itu ada Original, Bakso isi Telur, Bakso isi Keju, Bakso isi Urat, dan Bakso isi Ayam. Kalau saya biasany lebih suka mesen yang Bakso Urat dan Ayam😋
Dan soal harganya mulai dari Rp. 15.000 sampai Rp. 18.000.

*20 Menit kemudian pesanan saya pun tiba*

Si Mbak : “ini mas pesanannnya, totalnya 18rb”
Saya : “Ini mbak uangnya, terima kasih ya mbak” *sambil memberikan uang*
Si mbak : “sama-sama mas”

Setelah itu saya langsung gas motor saya menuju pulang ke rumah, tidak sabar untuk menyicipi Bakso Judes. Dan taraaaaaaa


Jadi seporsinya itu ada 1 bakso Gede yang berisi urat dan 5 bakso pentol yang diatasnya ditaburi Sambel dan sepotong jeruk nipis

Pertama kali saya coba, saya suka. Baksonya lembut dan pedasnya manteppp, menyatu menjadi satu. Walaupun pedas, tapi pedasnya itu bikin nagih. Dan beneran enaakkkkk. Dan sejak itu saya jadi ketagihan beli bakso judes setiap minggunya. Dan beberapa minggu yang lalu. Bakso Judes mengeluarkan varian baru yaitu Bakso Judes Combo yaitu Bakso Judes dengan tambahan Mie Instan (Goreng/Rebus) dengan telur dadar😍
Kebayangkan enaknya seperti apa😍

**

Btw, tulisan ini murni review saya sendiri yang buat tentang Bakso Judes. Dan saya tidak di endorse. Nanti bakal banyak tulisan yang saya buat yang berkaitan dengan wisata dan kuliner yang ada di Lampung dan Nusantara.

Sampai berjumpa di tulisan saya yang selanjutnyaaa.... 😘😘😘

****